Tau Gak Sih - Kenapa Tugu Puteri Jepara Menghadap ke Arah Berbeda ?

Post a Comment
Tugu-3-Puteri-Jepara
Tugu Puteri Jepara 

Tugu Puteri Jepara adalah tugu yang terdapat di Bundaran Ngabul Kabupaten Jepara, Tugu Tiga Puteri Jepara berbentuk patung tiga tokoh perjuangan wanita dari Kabupaten Jepara. Pembangunan Tugu Tiga Puteri Jepara tersebut menelan Rp 2,5 miliar lebih dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jepara 2016.

Tugu monument tiga tokoh wanita di Bundaran Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara, telah diresmikan beberapa waktu lalu. Tugu monument tersebut, kini menjadi salah satu daya tarik yang menambah keindahan di Jepara. Sesuai dengan desain yang ada, tinggi total dengan patung utuh satu badan sekitar 15 meter, dan masing-masing tokoh wanita tersebut menghadap kearah yang berbeda.

Dan tahukah Kamu, kenapa desain dari tokoh tiga wanita tersebut harus menghadap ke arah berbeda, dan apa arti di balik itu semua?

Patung tiga tokoh perempuan Jepara yang berada di Tugu Tiga Puteri Jepara yang masing-masing tokoh menghadap ke arah yang berbeda, yaitu :

-Patung Ratu Shima menghadap ke arah Keling
-Patung Ratu Kalinyamat menghadap ke arah Mantingan
-Patung R.A. Kartini menghadap ke arah Mayong


Masing-masing ada maknanya. Kurang lebih menghadap ke tempat-tempat penting yang ada kaitannya dengan ketiga tokoh tersebut. Untuk patung Ratu Shima menghadap ke arah Kecamatan Keling yang konon menjadi pusat Kerajaan Kalinggayang ia pimpin.

Kemudian Ratu Kalinyamat menghadap ke arah Mantingan yang konon menjadi pusat Kerajaan Kalinyamatsetelah Reto Kencono menikah dengan Raden Toyib, sebelumnya pusat Kerajaan Kalinyamat di Kalinyamatan (Kriyan).

Serta patung R.A. Kartini menghadap ke arah Kecamatan Mayong, tempat kelahiran pahlawan emansipasi wanita Indonesia itu.

Selain menjadi ikon, pembangunan tugu tiga patung itu merubah tata ruang Bundaran Ngabul. Sebab bundaran akan dijadikan satu. Tidak dua seperti saat beberapa waktu lalu. Pembuatan patung tersebut dilakukan di Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit. Pembuatannya sendiri, memerlukan sekitar 170 hari, yakni mulai dari 15 Juni hingga 1 Desember 2016.

Tugu Tiga Puteri Jepara tidak hanya berupa patung saja, tetapi juga terdapat taman, pohon, dan rumput hias. Tugu Tiga Puteri Jepara di malam hari merupakan tempat favorit berwisata malam, Karena ketika malam hari di tugu tiga puteri Jepara terdapat lampu-lampu yang mempercantik tugu.

Related Posts

Post a Comment