Jepara Pecahkan Rekor Dunia MURI, Penenun Tradisional Terbanyak


Kabupaten Jepara kembali memecahkan rekor dunia Museum Rekor Indonesia (MURI), untuk kategori penenun tradisional terbanyak dengan menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM).
Peragaan penenun dilaksanakan di Lapangan Datuk Ampel Desa Troso, Kecamatan Pecangaan pada Sabtu, (13/7). Hadir Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Zamroni Lestiaza, dan Manager MURI Ariani Siregar.
Kali ini penenun Desa Troso, berhasil mencatatkan diri di MURI dengan 1.408 perajin tenun. Rekor baru ini menumbangkan rekor yang sebelumnya dipegang Pemerintah Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mencatat ada 1.100 perajin tenun pada 2017 lalu.
Sementara itu dari MURI, Ariyani Siregar mengatakan, pihaknya senang kembali ke Jepara untuk menyaksikan kegiatan yang spektakuler.
“April lalu kami ke Jepara untuk pemecahan rekor dunia MURI pengukir terbanyak, dan kali ini ke Jepara lagi untuk kegiatan yang juga sangat istimewa,” tuturnya.
Melalui pemecahan rekor MURI tersebut diharapkan mampu meningkatkan kembali kesadaran dan produktivitas Tenun Troso di Jepara.
”Saat ini produktivitas terbatas, lantaran jumlah penenun berkurang, dengan kegiatan ini harapannya tentu penenun bisa lebih banyak lagi dan bisa semakin produktif lagi,” ungkapnya.
Sumber: https://jepara.go.id/2019/07/13/jepara-pecahkan-rekor-dunia-muri-penenun-tradisional-terbanyak/

Related Posts

Post a Comment